Pecco Bagnaia Menanggapi Komplain Marc Marquez Bahwa GP24 Jauh Lebih Baik Dari Motornya: Bagi Saya Demo GP22 Adalah Yang Terbaik, Jadi Team Mate Marquez Entah Akan Luar Biasa Atau Jadi Bencana
Pasca kalah telak dari adipati Ducati Enea Bastiaini d#BritishGP Silverstone dan kini tersingkir dari posisi 3 klasemen, si culas #MalinKundangPerebutHakOrang menudng bahwa gap besar natara motornya dnegan motor Enea menunjukkan betapa berbeda motor bekasnya dibanding Desmo GP24.Antara dia ingin kegagalannya dimaklumi atau dia ingin Papi Peri Gigi kasih update yang bisa bikin motor bekasnya cepat. Para duo teratas klasemen, Pecco dan Martin sejak awal sepakat motor mereka hanya sedikit berbeda dari Desmo GP23 mengenai potensi maksimal. Entah karena si culas Marc Marquez belum memanfaatkan potensi maksimal motor itu atau para penunggang Desmo GP24 saat itu belum menemukan potensi maksimal motor pabrikan mereka. Untuk bagian terakhir tampaknya dibenarkan oleh Pecco. Dia merasa perlu waktu bahkan harus belajar dari si culas Marc Marquez sebelum bisa memahami motor Desmo GP24 miliknya.
"Kami tahu apa potensi kami dan jika kami terus bekerja dengan baik kami akan dapat mengkonfirmasi kekuatan kami. Bagi saya, di rumah saya banyak berlatih untuk selalu kompetitif dan tidak merasa lelah dalam situasi apa pun. Pada test musim dingin kami kehilangan sesuatu, sebenarnya di Qatar saya menang, tapi kemudian di Austin dan Portimao saya kesulitan. Tidak mudah untuk terbiasa dengan motor baru, namun setelah saya mundur di balapan Jerez, di Le Mans saya susah payah untuk sukses dan kemudian saya menang beberapa kali. Segera setelah saya memahami cara kerja GP24, kami berkembang dan kami harus terus seperti ini. Meskipun GP24 merupakan motor yang luar biasa, GP22 tetaplah yang terbaik yang pernah saya kendarai. Martin dan saya membuat perbedaan , namun saya yakin di bagian kedua balapan (biasanya) Marquez dan Bastianini akan semakin dekat. Sebentar lagi kami akan pergi ke sirkuit di mana kami berdua melakukannya dengan baik seperti Misano dan Aragon, oleh karena itu ini akan menjadi penting untuk berbuat lebih baik darinya" kata Pecco yang akhirnya menanggapi pernyatan Papi Peri Gigi bahwa tahun depan hanya akan ada 3 mesin pabrkan karena data pengembangan juga bisa diambil dari motor bekas. Dia juga nampaknya setuju dengn komentar guunya ayank bebeb #Mbak_Yu Valentino Rossi yang meniilai keputusan Ducati meninggalkan filosofi pengkaderannya secara tiba-tiba membuat para rider muda merasa terhianati.
"Saya selalu mengamati balapan Marquez, misalnya di Jerez saya memperhatikan bahwa di tikungan 7 dan 8 Marc berperilaku sangat baik, jadi saya mencoba meniru dia untuk membuat kemajuan. Secara keseluruhan, memiliki delapan rider satu pabrikan untuk bersaing memungkinkan kami untuk maju dengan cepat, sementara di 2025 akan berbeda karena kami sudah kehilangan tiga rider yang sangat valid kepada kompetitor. Ducati memutuskan untuk mengubah strategi dan menghentikan kebijakan yang bertujuan mengembangkan generasi muda untuk kemudian mempromosikan mereka ke team pabrikan, mengambil pembalap seperti Marc yang paling sukses di grid. Dia pasti akan kompetitif dan bisa menikmati balapan. Materi terbaik akan menjadi motivasi ekstra baginya. Hidup berdampingan dengan akan luar biasa, atau bencana jika kami mulai tidak sependapat. Bagaimanapun, keduanya harus cerdas dan dia akan mampu beradaptasi dengan baik" kata Pecco menanggapi kritik yang dilontarkan bebeb Vale kepada pabrkannya itu. yang somehow gw rasa dia juga ikutan mengkritik. Ekekekekekek... Clash in The House.

mulai nyalahin motor.
BalasHapusSatelit ducati Dari gp21 menang 4x, gp22 menang 3x dan gp23 blm ada menang
BalasHapusGw rasa ni motor bakal menang musim kemungkinan di race luar Eropa
Hapuspernah denger katanya gp24 karakternya jadi mirip ke gp22 dibanding gp23. kalo bener gitu mungkin bezzecchi bisa lebih cocok di gp24, sayang ga jadi ke pramac
BalasHapusAaah iya. Balancenya lebih ke depan sedikit. Jadi g susah ngerem katanya.
Hapusmau motor bagus juga kalo si culas ga bisa menang tetep motornya yg salah.
BalasHapusWkwkwkwkwk... Itu klo dia kalah lagi pas jadi team mate Pecco, alasan: Pecco lebih pegalaman naik Ducati. Emang ampas...
Hapus