Sudah Gw Bilang Dia Enggan Mencampuri Dan Tidak Mau Dituding Berpihak Dalam Perebutan Seat Teammate, Pecco Siap Melepas Peluang Jurdun Musim Ini: Saya Rasa Jurdun Musim Ini Antara Martin Atau Marquez





Sejak awal weekend #FrenchGP buzzer #KtpS sudah melakukan upaya fitnah dan framing bahwa #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia akan memihak pada siapa pun asal bukan si cemen #JurdunMalinKundang Marc Marquez yang jadi team matenya. Framing yang lagi-lagi harus dia bantah dengan gusar karena ini bukan pertama kali media dan journo Spanyol mencoba cara kotor untuk proyek Saving Private Marc. 

Nampak jelas Pecco bertahan selama mungkin memimpin race karena sekali Martin atau Enea atau Marc menyalipnya, maka dia g aka  bisa memaksa battle atau menghalangi mereka karena musim ini penting bagi karir mereka lebih daripada target pertahankan jurdun yang dia emban. Makanya begitu Martin lewat dia g banyak memaksa, pun ketika si cemen nongol dia juga g maksa battle karena adalah Martin dan Marc yang sedang rebutan seat adipati tahun depan dan menahan Marc jelas akan membuat dia lebih dituding lagi.

"Akhir pekan bisa dibilang sempurna, kami melakukan segalanya dengan maksimal, tapi Sprint kemarin terlalu mempengaruhi kami. Karena tidak melakukannya, hari ini saya mendapati diri saya sedikit tidak siap untuk balapan dan kenyataannya Jorge dan Marc lebih kuat dari saya di 5 lap terakhir. Itu kebalikan dari final balapan Jerez. Saya lebih cepat di beberapa tempat, tapi saya kehilangan terlalu banyak di tikungan 9 dan ini tidak memungkinkan saya untuk mencoba menyerang Martin. Saya lebih baik darinya di dua tikungan terakhir, saya pikir saya bisa mencobanya di lap terakhir, sayangnya aksi menyalip Marc mempengaruhi strategi saya. Dia melakukannya dari jauh, itu sempurna. Namun, saya belum memenangkan dua GP terakhir di sini di Le Mans, menjadi cepat adalah hal yang penting meskipun posisi ke-3 tidak membuat saya puas" kata Pecco mengakui g mau terlalu ngoyo.


“Saya cepat di paruh pertama lintasan, namun di tikungan 9 saya tidak bisa mengerem dengan keras dan harus melambat. Martin berhasil memberikan kecepatan lebih dari saya saat menikung, itu adalah sesuatu yang perlu dipahami dan ditingkatkan untuk membalap di masa depan. Menurut pendapat saya, saat ini mereka adalah pembalap yang sedikit lebih lengkap dan kuat. Ada pembalap lain yang punya potensi untuk tampil baik, memenangkan balapan, seperti Enea yang juga sangat kuat hari ini, tapi semuanya diperlukan untuk tampil baik: Kualifikasi dan balapan. Saya yakin kejuaraan ini akan berjalan kurang lebih seperti ini" tambah Pecco yang mengakui saat ini Martin dan Marc cenderung lebih kuat dibanding dia bahkan Enea.


“Sekarang saya ingin segera balapan di Barcelona. Itu adalah akhir pekan yang bagus, terlepas dari hasil kemarin, dan bahkan bila hari ini saya bisa berbuat lebih banyak dalam pertarungan ini. Mungkin saya tidak memanfaatkan paket yang saya miliki secara maksimal. Mengenai apa yang terjadi di Sprint Race, ya saya tahu penyebabnya tapi jelas saya tidak bisa memberi tahu Anda (tertawa). Ini adalah sesuatu yang secara teoritis bisa terjadi lagi, namun secara praktis tidak seharusnya terjadi" tutupnya.


Di podcast awal musim gw sudah bilang meski terlalu awal menilai bagaimana musim berjalan tetapi Pecco meski sebenarnya dia bisa kuat, ada skenario besar Saving Private Marc Season 2 yang sedang dijalankan demi menempatkan si cemen di seat adipati Ducati. Di sisi lain dia juga g mau memihak pada Martin atau menghalangi Enea. Kemarin klo Enea ikutan nongol nyalip dia, dia juga bakal ngalah dan biarkan tu rider 3 biji rebutan di depan. Wkwkwkwkwk. Karena dia berusaha senetral mungkin meski itu artinya dia bisa kehilangan peluang pertahankan jurdun musim ini.


Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Ya allah kasian banget ya pecco.aku ko nyesek ya mbak yu bacanya.😭

    BalasHapus
  2. Mbak yu, ABR dan fans Marc bilang Marc yg bakal jurdun karna di awal race aja pake motor tahun lalu tapi sering podium. Paling ga jurdun tahun depan kata ABR dan ABR maksa tahun depan Marc dapat motor 2025 karna cuma dia yg pake motor lama tapi sering podium kan yg podium itu selalu pabrikan atau Pramac yg make motor baru. Apalagi Marc berhasil salip Pecco si ABR tambah bilang Marc lebih baik dari Pecco palagi motor Pecco motor baru Marc motor bekas. Dan ditambah diklasemen Marc P3 itu juga udah pernah jatuh jadi ga ada point.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ABR akan coba segala cara untuk menghalalkan Marc ke tram pabrikan. Pecco jelas g bisa diganggu gugat apa pun omong losong buangan para buzzer dan journo Spanyol karena Ducati utang budi sama dia yang sudah kembalikan jurdun ke tangan Ducati dua tahun berturut-turut. Makanya Papi Peri Gigi bilang, cuma 1 seat yang akan diperebutkan, karena Pecco adalah raja di sana dan kontraknya audah berjalan. Mau ABR berbusa-busa keracuman di situ g akan pengaruh sama seat Pecco. Bae2 malah briking nius kan tu journo dan buzzer harus telan santan instan mereka lagi. Tapi semoga gw salah.

      Hapus
  3. Kok bisa pecco ikhlas gitu, aku yg ga ikhlas klo dia relain peluang jurdunnya gitu aja 🥲

    BalasHapus
  4. Meski begitu jika peco masih ada kesempatan buat menang ya dicova karena jika kalah ada saja yg kritik peco bahkan #ABR blg siecemen dan martin cocok di ducati lenovo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaaah itu hanya usaha fans si cemen Marc Marquez untuk menghalalkan darah Pecco demi ambisi si tua Marc. Mereka lupa santan instan baik Pecco g segampang itu dikoori oleh tangan penuh darah #ABR untuk mengorbankan dia. Ducati utang budi sama Pecco dan klo para buzz Spanyol berpikir mereka bisa memaksa Ducati mengorbankan Pecco demi si cemen itu, si cemen yang harus bayar utang darahnya. Karena fans toxic selalu ujungnya idola yang bayar santan instannya. Tapi semoga gw salah. Ekekekek.

      Hapus
    2. Nah si acota ini dapat apes kah mbakyu agar kombek hure hure berjalan lancar di race minggu ?

      Hapus
    3. Bukan jatah apes tapi undian Soft apes. Karena klo pake soft itu g ada jatah-jatahan tapi undian paling g bisa ditebak. Dia sudah pakai soft bagus dia sepanjang akhir pekan keknya yang dipake pas race pas undian apes yag dipake. Tapi menurut gw itu bukan undian apes sih. Dia emang ke lock larena manuver di tikungan. Klo g ngerem mati dia bakal sapu jagad rider lain.

      Hapus
  5. Pecco yg ikhlas aku msh nyesekkk 😭😭,,asli ga rela liat si cemen hore hore apalagi sampe jurdun hasil skenario saving private marc,,semoga langit tak mengizinkan 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beberapa kemungkinan masih bisa terjadi, dan ini masih awal musim. Tenang aja, selicik liciknya manusia, ga akan bisa lawan hukum alam yg berlaku kok hehehehe.

      Hapus
  6. Mungkinkah Marc jurdun? Maunya sih anaknya Vale yg jurdun. Klo Marc jurdun apakah Marc bakal ke Ducati pabrikan, mbak?

    Jadi inget papi Paolo yg janjikan Marc bakal ke pabrikan eh malah dirotasi dia. Gimana itu kalo Marc yg jurdun dan Marc pindah ke pabrikan. Apa ga gedek papi Paolo udah dirotasi gegara kekeh Marc bissa ke pabrikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Segala skenario dilakukan demi dia jurdun karena untik kalahkan Martin secara mutlak adalah dia harus jurdun. Pecco g bakal di ganggu gugat sama sekali.

      Hapus
  7. Tahun kemaren diplintir soal team satellite dibayar Ama jurdun dengan race mulus di valencia plus yang terpenting selamat tanpa cidera di race Catalunya
    Sekarang difitnah soal nolak sicemen jadi teammate dia kira kira dibayar nya bakal gimana ini .?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Percayalah langit itu adil ekekekekek. Dia salah pas Sprint Race Jerez, dia bayar di Sprint Race Le Mans. Sekarang dia play low meski makin jadi sasaran #ABR, tapi langit g pernah buta itu aja. Dia dituding jelek performa karena Sprint Race dia mundur tanpa poin. Bagusnya dia g ngomong macam-macam di media soal apa yang terjadi pada motornya. Semoga g ada briking nius tengah musim perkara si cemen. Semoga gw salah.

      Hapus
  8. bawa ducati bisa jurdun lagi setelah 2007, back2back juara pake nomer 1, apa lagi yg harus dibuktiin pecco? ngelewatin jumlah jurdun gurunya? atau juara pake pabrikan lain dulu?

    BalasHapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...