Gosip Berhembus Spoi-Spoi...!!! Cawe - Cawe Saving Private Marc Season 2: Liberty Media Turun Tangan (Same Old Story 🤣)
Sooo pasca konspirasi kotor yang mulai dijalankan oleh para buzzer Spanyol untuk menyingkirkan #CalonIkanNiuResmiGagal Jorge Martin dari haknya atas seat adipati Ducati meski nanti saat Ducati memutuskan dia ternyata masih memimpin klasemen musim ini dengan alasan dia kalah populer dari si cemen #JurdunMalinKundang Marc Marquez yang dianggap bisa jadi mesin uang bagi Dorna bila dia menaiki Ducati sebagai rider team pabrikan.
Ditambah fitnah kotor untuk memancing kebencian pada #IkanNiuDiluarRencana Pecco Bagnaia agar dia dituntut untuk disingkirkan (untuk membuat kombinasi Marc -Martin) yang dilontarkan oleh jurnalis Spanyol bahwa Pecco tidak setuju bila Marc jadi team matenya. Membuat para fumi dan fans Ducati gerah dengan cara kotor ini. Buzzer journo #ABR bahkan mencoba mewawancarai semua pengamat yang dianggap mendukung pemilihan Marc jadi rider team pabrikan dengan mengatakan bahwa VR46 ada di belakang kebencian pada Marc. Lhaaa padahal yang keberatan itu adalah para fans MotoGP yang merasa kerja keras tidak boleh dihianati oleh skenario popularitas atas nama jurdun 8 kali (padahal 6 di antaranya juga berasal dari pabrikan yang dia hianati dengan menghinakan diri kabur dari kontrak) atau nilai pasar atau mesin uang.
Kehadiran Marc Marquez dengan semua buzzer jurnalisnya praktis merusak pasar karena pasar seolah harus menempatkan rider 31 tahun ini di posisi pertama padahal ada begitu banyak rider kuat dan bagus yang adalah masa depan MotoGP yang berhak atas seat bagus karena kerja keras mereka. Gosip berhembus spoi-spoi pemilik baru MotoGP memutuskan untuk cawe-cawe campur tangan. Meminta pada Ducati untuk mempertahankan "mesin uang " itu di Ducati meski bukan berarti harus naik ke team pabrikan sebagai adipati di mana berdasarkan kerja keras dan jasa pada Ducati sejak tahun lalu, #CalonIkanNiuResmiGagal Jorge Martin berhak atas seat itu.
Liberty Media gosipnya siap gelontor duit agar Gresini bisa bayar satu motor pabrikan dengan support penuh untuk mempertahankan si cemen #JurdunMalinKundang Marc Marquez tetap kompetitif dan menghasilkan uang untuk mereka karena mengendarai motor evolusi terbaru. Motor yang gosipnya si cemen sudah tegas bilang ke Gresini bahwa dia g mau keluar duit untuk bayar tu motor.
Karena Ducati gosipnya g akan mau lepas Martin yang punya potensi besar sebagai jurdun tahun ini ke pabrikan lain setelah nanti nyatanya dia memang berhasil jurdun di akhir musim. Karena dengan gelar di tangannya, KTM bahkan rela menunda promosi Pedro Acosta ke team pabrikan demi bisa rekrut lagi Martin kali ini sebagai jurdun dengan penawaran gaji di atas yang bisa ditawarkan Aprilia (Aprilia mentok 6-7 jeti katanya). Ducati jelas g mau kehilangan Martin apa pun tekanan jurnalis dan buzzer Spanyol agar si cemen #JurdunMalinKundang bisa dapat motor pabrikan gratis. Meskipun bertengger di team pabrikan memang lebih baik dibanding tetap di team satelit meski pakai motor pabrikan seperti kata Martin: support langsung dari sang Papi Peri Gigi.
Kita liat aja apakah cawe‐cawe ini berhasil menghentikan permainan kotor para journo dan buzzer Spanyol yang bahkan rela "menginjak" sesama rider Spanyol mereka sendiri yang sebenarnya lebih berhak atas seat itu dengan kerja kerasnya dengan SparoNyolong seat orang padahal katanya punya harga diri dan kebanggaan tapi lha SparoNyolong juga maunya.
NB: Podcast recording nanti malam.

Misalnya martin naik ke pabrikan, trus pramac masih di ducati. 2 motor pabrikan lagi kasih kemana?
BalasHapusItu gw bahas di podcast part 1, besok keknya upload klo pagi bisa gw kirim file ke admin akun.
HapusPrediksi gw #JurdunMalingKundang dapet kontrak pabrikan dukati motor pabrikan,team satelit
BalasHapusKontrak pabrikan mah enggak tapi motor pabrikan iya.
HapusNope kontrak pabrikan dan team satelit. Motor subsidi besar2an beking dana LM.
HapusMartin masih bisa kembali ke ktm mbakyu setelah kemarin di moto2 bayar penalti lepas ktm untuk ke ducati ?
BalasHapusNah ini pernah ane tanya apakah dorna,dprd,liberty media boleh memberikan kuaci kepada sicemen untuk sewa motor pabrik agar tetap bertahan di motogp .
Kemungkinan LM main back door biar g keliatan banget. Yang jelas Ducati harus kasih subsidi besar2an dan klo Gresini masih g bisa bayar juga ya LM pake back door.
HapusWah LM udah sama seperti dorna dan dprd tingkat pusat serta journo ktpS serta fans #ABR, kalo begini mah joe roberts enggak bakal ke motogp ekekekekekekek.
HapusBedanya klo LM bisa lobby sponsor Amrik entah group dia apa bijimana. Klo Dorna kan g ada group lain jadi sulit main back door.
HapusKlo full support tahun depan, Marc tahun depan jurdun kayaknya. Tahun ini klasemen P2 atau P3.
BalasHapusEnea kemana mbak yu? Aprilia feeling gw gantikan Aleix yg pensiun.
Tetap team pabrikan tujuan nya karena gigi dalligna sang kunci ducati
HapusKeknya gw sudah posting soal bakal kemana Enea berdasarkan apa kata opa Pernat.
HapusGw berharap aja mm93 ini kena getahnya krna perlakuan #ABR, journo ke Martin.. semua pasti melihat marti lebih layak ketimbang rider tuir yg modal hore hore comeback skenario dprd pusat.. Kalo LM sampe ikut, cuma makin ngerusak paddock ducati aje.. Adanya marc aja udh buat riweh apalagi sampe diprrtahanin, santan instant semoga didpt biar gak riweh lg
BalasHapusLM butuh mesin uang karena mereka beli MotoGP mahal bingit. Ekekekekek. Makanya pas liat ada potensi untuk bikin si cemen jadi mesin uang ya kenapa kagak. Win win solution semua senang semua kaya. Wkwkwkwkwk.
HapusMartin kan ga bejo tuh. Mungkin aja dia crash 2 seri ke depan. Gw tuh ga suka bgt sama si Martin masa ia nabrak papi Tardozi. Udah seumuran ayahnya loh.. Tega banget. Gw ga lau ada Martin di Ducati pabrikan, terserah deh asal bukan Martin dan bukan Marc.
BalasHapusNaaah ini Fumi sejati. Wkwkwkwk. Tapi Papi Tardozzi keknya klo harus milih Martin apa Marc mending Martin dah dia. Hahahahah. Makanya klo boleh milih yang lain mungkin dia bakal minta Acosta wkwkwkwk. Tapi klo bisa dia pasti mau tetap Enea di sana cuma klasemen sulit banget buat Enea.
Hapus