Johann Zarco Menolak Disalahkan Oleh Marc Marquez: Bagi Saya Itu Hanyalah Insiden Balapan (Bukan Salah Siapa Pun), Tetapi Dia Justru Menyalahkan Saya Itu Tidak Bisa Diterima

 


Gw harus akui, rider sengak Johann Zarco sudah jauuuuh lebih rendah hati sejak dia didepak KTM gegara kesengakannya. Proses pendewasaan yang menurut gw dia justru jauh lebih dewasa dibanding si biang kerok #MarcMarquez yang lebih tua darinya. Dia bahkan g menyalahkansiapa pun atas insiden FP2kemarin. Ya memang bukan salah siapa-siapa, apalagi ala#ABR yang sampe nyalahin layout sirkuit favorit ridernya itu. Layout udah dari sononya gitu ngape lu salahin tong, utek emang perlu ke psikolog, ekekekekek. Zarco justru sedikit sarkas melihat bagaimana Marc justru berlari ke paddock ketika dia masih terbaring di pinggir track.

"Kita dapat mengatakan bahwa itu adalah insiden balapan. Itu bisa terjadi. Saya berada di luar track, saya keluar dari pitlane dan saya mengerem. Saya berbalik dan saya melihat bahwa beberapa rider datang dalam kelompok besar, dan kemudian saya menegakkan sepeda. Ketika saya melihat motor Marc datang ke arah saya, saya mengangkat tubuh saya sedemikian rupa sehingga itu hanya akan menabrak motor saya (g sampe nabrak badannya). Ketika saya terbaring di tanah, dia setidaknya bisa mendekat. Saya dapat memahami bahwa dia ingin kembali ke paddock mengambil motor yang lain dan tidk punya waktu. Tetapi dengan adanya RED FLAG (para rider kembali ke pit) paling tidak dia bisa datang dan memverifikasi apakah saya baik-baik saja. Saya suka bagaimana Marc mengendarai motor, dia adalah teladan, bagaimanapun, kehilangan sedikit kendali saat dia berbicara. Anda harus berpikir dua kali sebelum berbicara. Mengatakan bahwa hanya saya yang salah tidak bisa diterima" kata Zarco soal tudingan Marc yang menyalahkan dia di wawancara pasca FP2 #GermanGP.

"Dia bisa saja mengatakan' Maaf, semuanya baik-baik saja?’. Ketika saya sempat bertemu dengannya setelah latihan bebas, dia hanya mampir singkat dan memberi tahu saya bahwa dia gugup (di atas motornya). Tapi jangan bilang itu salah orang lain. Agak menyedihkan bila Anda berbicara seperti itu. Anda harus memeriksa kata-katanya, karena dia tidak bodoh dan dia tidak bisa menyalahkan semua pada saya. Untungnya saya baik-baik saja, saya hanya terbentur di bagian atas pantat (tulang ekor) dan awalnya saya sempat tidak bisa bergerak. Perasaan saat ini aneh, tapi sepertinya tidak ada yang cedera. Saya akan memeriksakan diri ke fisioterapis untuk meyakinkan diri besok. Motornya hancur dan mekanik harus bekerja lembur kata Zarco soal kondisinya.

Jadi kembali ke podcast #ItalianGP PART 2: Layakkah Marc Marquez Mendapat Respek Di Mugello...?? Gw rasa dia emang g layak dapat respek lagi di mana pun...!!! Ekekekek. Ididididih #ABR ngamuk nih ye...?? Lu rasain dah lagi di pinggir jalan trus ada tronton nongol karena rem tetiba blong (yang sering bawa truk pasti tau ini penyakit), lu nyaris mati tapi ternyata selamat trus supit truk tronton justru nyalahin lu ngape lu di pinggir jalan, mestinya lu di tengah jalan jadi g bakal keseruduk tronton yang rem blong ke pinggir jalan. Gw jamin lu pasti bakal pengen ngulitin tu sopir tronton, wkwkwkwkwk. Utek jangan lupa dipake.

.. Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar