Papa Kembar Yang Puas G Puas Soal #MisanoTest : Akan Bagus Bila Team Satelit Juga Menikmati Balapan Dengan RS-GP23

 

 



Papa Kembar yang memang kecewa dengan balapan #SanMarinoGP karena merasa track Misano kurang yang ngegrip cocok dengan RS-GP23 kemarin menjalani #MisanoTest dengan yaaah yang pengting ngetest. Karena mesin baru belum nongol dan dia hanya menguji sasis baru dan setup elektronik baru. Sasis yang dia uji pun ternyata bukan sasis karbon yang sempat diuji oleh Savadori di Misano beberapa waktu lalu.

"Saya menguji beberapa hal di pagi hari, Sasis baru dan beberapa Pembaruan elektronik. Ini hanya Tes pertama, agar para insinyur memiliki lebih banyak data untuk dikerjakan menjelang Test Valencia. Ini bukan Sasis Karbon. Sasis ini sedikit lebih lentur dan terasa sedikit lebih lembut, sedikit lebih fleksibel. Terasa tidak lebih baik atau lebih buruk, itu hanya berbeda. Kami belum benar-benar mencapai apa yang diinginkan untuk memberi data kepada para insinyur berupa data yang bersesuaian. Di bagian yang terasa bumpy, itu sedikit lebih baik seperti tikungan 1, 13, 14, dan 16. Selain itu, ini juga sedikit kurang stabil. Kami masih harus melakukan lebih banyak lap dengannya dan itu ada di track yang berbeda untuk diuji karena ini adalah track yang khusus bagi kami. Kami perlu terus bekerja, ini hanya ujian kecil. Di level di mana kami sekarang, sangat sulit untuk meningkatkan Sasis" kataa papa kembar yang sempat crash dengan sasis baru. Crash cukup menakutkan karena dia harus lompat dari motor karena motornya hampir menabrak pagar pembatas.

"Seperti yang saya katakan, sasis ini sedikit lebih lembut. Saya crash ketika memasuki turn 13 kehilangan kendali roda belakang, dan berjalan lurus ke dinding pembatas. Crash yang cukup menakutkan dan saya harus melompat pada saat-saat terakhir dari sepeda motor. Itu bukan crash yang sebenarnya (bukan crash di track), tetapi saya melesat tanpa kendali sangat jauh dan melompat dari motor untuk meloloskan diri dari tembok pembatas" kata Papa Kembar yang sebagai Kapten Aprilia nampaknya juga memikirkan "kenyamanan" para rider satelit, Papa Alice dan Raul Fernandez yang untuk pertama kalinya kemarin menguji RS-GP23. Dia sebagai kapten mengatakan ada keinginan agar para RNF juga menggunakan motor yang sama dengan para rider pabrikan saat balapan karena dia juga ingin mendengar masukan dari Papa Alice yang tampil lumayan impresif di #SanMarinoGP meski pakai motor bekas.

"Saya belum benar-benar berbicara dengannya, tetapi saya perhatikan bahwa dia telah memulai dengan mesin 2022-nya dan waktu lap terbaiknya dicetak dengan Motor 2022. Kemudian dia mencoba motor 2023. Satu-satunya hal yang saya ketahui adalah bahwa mesin 2023 memberikan stabilitas lebih baik. Ini sebenarnya salah satu perbedaan kecil, karena Motor 2022 dan 2023 tidak jauh berbeda. Bagus juga untuk mendapatkan sudut pandang Miguel. Saya pikir akan jadi langkah cerdas Aprilia, bila membiarkan Miguel mengendarai motor 2023 (untuk balapan), untuk lebih memahami dan mengumpulkan lebih banyak data. Sayangnya, dia tidak bisa menggunakan motor tersebut karena peraturan yang berlaku di balapan. Jika saya bisa memutuskan, saya akan memberikan para rider satelit bekerja dengan motor 2023. Memang tidak semudah itu, tapi di masa depan, tentu saja (saya ingin)" tutup Papa Kembar.

KTM menurut gw gercep satu lngkah soal sasis karbon. Karena meski Aprilia adalah yang pertama tampak menguji ssasis karbon ini tetapi KTM lah yang justru duluan membiarkan rider mereka menguji ssasis karbon di #MisanoTest. Sementara sasis karbon Aprilia nampaknya masih akan diuji lebih lanjut di sirkuit berbeda oleh Savadori sebelum diuji oleh para rider, mungkin di #ValenciaTest.

.. Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Sangat bijaksana papa kembar agar team satelit bisa menggunakan rsgp23 kalo pabrikan lain gak mau kasih ekekekekek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gw rasa wajar dia dihormati oleh rider lain di Aprilia. Papa Nina pun kemarin gw rasa sedikit ngalah karena dia memang mau kasih kemenangan itu ke Papa Kembar. Klo kemarin bukan Papa Kembar nongol buat nyalip dia mungkin dia akan ngalah.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...