Satu Per Satu Anak Didik Valentino Rossi Mengumumkan Seatnya, Vietti Resmi Bergabung Dengan KTM Aki Ajo Moto2

 


Nampaknya kehadiran ayank bebeb #Mbak_Yu Valentino Rossi di #SanMarinoGP kemarin bukan cum perkara home race tetapi juga mengontrol progress negosiasi kontrak anak-anak didiknya. Setelah di #AustrianGP sudah berhembus gosip soal negosiasi Vietti dengan Team KTM Aki Ajo Moto3 dengan peluang membuat team KTM VR46 Moto3 (bukan Aki Ajo lagi), akhirnya Vietti resmi pengumuman akan menjadi team mate Deniz Oncu di KTM Aki Ajo Moto2 tahun depan.

 “Saya sangat bersemangat. Ini adalah kesempatan besar bagi saya, jadi saya sangat senang dengan berita ini. Saya harus mengucapkan terima kasih kepada KTM dan Aki Ajo karena telah mempercayai saya. Juga, terima kasih kepada Manajemen VR46 Riders Academy, karena tanpa mereka semua ini tidak akan mungkin terjadi. Kami masih memiliki jalan yang harus ditempuh sebelum akhir musim ini, jadi saya harus menyelesaikan ini dengan cara terbaik bersama team saya saat ini. Mereka membantu saya mencapai banyak hasil luar biasa tahun ini. Ini juga akan membuat saya memiliki kepercayaan diri untuk memulai musim baru dengan baik. Terima kasih banyak dan sampai jumpa di tahun 2024" bunyi pernyataan Celestino Vietti yang tahun depan seatnya di Team Fantic akan digantikan oleh Aron Canet yang teamnya saat ini bakal bubar tahun depan.
 

“Beberapa tahun terakhir di Moto2 sangat sukses bagi kami dan tentu saja kami menikmati bekerja dengan semua pembalap yang berbeda ini.  Tahun ini bersama Pedro dan Albert sangat intens dan menyenangkan;  keduanya sudah meningkat pesat, banyak podium yang kami raih, bahkan kami berada di puncak klasemen.  Tahun depan kami memiliki susunan rider baru: Deniz Öncü dan Celestino Vietti. Saya harus mengatakan bahwa kami sangat bersemangat untuk memiliki perpaduan pengalaman yang luar biasa di kelas ini dan talenta muda bersama Deniz, yang sudah kami kenal. Saya pikir kombinasi seperti ini adalah peluang bagus bagi kami untuk sukses di Moto2 tahun depan. Celestino telah menunjukkan dalam beberapa musim terakhir bahwa dia adalah salah satu rider terbaik di kelasnya.  Tentu saja kami sangat senang memiliki dia di team kami bersama Deniz, yang merupakan salah satu pembalap tercepat di Moto3. Kombinasinya akan luar biasa dan kami sangat gembira karenanya" kata Aki Ajo sang kepala team.

Sooo, klo sudah masuk KTM sudah tau lah jalur pengkaderannya ke mana. Tapi sebenarnya ini juga menguntungkan bagi Aki Ajo, klo besok-besok ridernya sulit dapat seat di KTM, Team VR46 MotoGP bisa jadi opsi. Terutama karena ada peluang Aki Ajo menyerahkan pengelolaan team KTM di Moto3 ke VR46 menjadi KTM VR46 Moto3. Sama-sama untung. G pake drama pay rider sponsor pada ngumpul karena ini perpaduan KTM dan VR46. Gw juga mencium ada "usaha" VR46 Riders Academy untuk mengganti motor training mereka dari Yamaha menjadi KTM dan Ducati. Tapi semoga gw salah. Anyway sisa Morbidelli dan Migno yang belum pengumuman. Let's see kapan mereka resmi pengumuman.

.. Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Kalo beneran terjadi sih agak di sayangkan soalnya motor training yamaha itu buset lengkap bener dari cc kecil hingga besar, dan apakah vr46 akademi bakal melepas ME dgn redbull?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo gw liat sih Red Bull yang bakal lepas sponsor untuk KTM Moto3 nantinya, kemungkinan Monster yang nangkring. Macam KTM Tech3 GasGas liverinya nanti. Jadi satu seat dari pengkaderan Red Bull Rookie (biasanya yang jurdun yang dicomot), satu seat dari VR46 Academy.

      Hapus
    2. Ya mau gimana lagi, mereka lepeh Morbi tanpa persetujuan bebeb Vale. Itu bebeb Vale kecewa banget padahal dia juga sudah mau jadi BA Yamaha. Lagian semua anaknya tahun depan di Ducati, Vietti ke KTM. Ya ngapain pake Yamaha, untungnya apa. Yamaha jadinya ndompleng nama VR46 demi image brand padahal justru sibuk melepeh anak didiknya.

      Hapus
    3. Sudh gw bilng manuver Yamaha lepeh Morbidelli adalah keputusan bodoh yang g belajar dari masa lalu. Terlalu Pede padahal motor mereka saat ini lagi jadi ayam sayur. Klo begini yang untuk image adalah KTM dan Ducati yang mana mereka saat ini adalah merk-merk terkuat di track. Yamaha rugi double. Bego emang.

      Hapus
  2. Klo kasusnya vietti ini apakah masih sama ME atau red bull?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keknya harus lepas jadinya ke Red Bull... Heheheheh... Makanya gw bilang jadinya barter team dan seat... Jadi secara bisnis menguntungkan untuk VR46, ME, Red Bull, dan KTM.

      Hapus
    2. Jadi satu2nya anak vr 46 yg sponsor red bull dong

      Hapus
  3. Terakhir Bezz yang Redbull sekarang vietti yang Redbull
    Iya ganti aja tuh motor buat latihan 🤣
    Skenario nya bener bener win win solution sama sama untung mbakyu satu akademi beda pabrikan motor Ama sponsor energy drink
    Eh katanya ada konpers lagi tuh Repsol mbakyu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh tadi gw g bahas karena tau itu juga caper: Dokumenternya Santi Hernandez... Ekekekekek... Anyway Papa Joan tadi posting dia sama tuan putri dengan hashtag yang artinya Stay. Means, keduanya bakal stay di Honda tahun depan...??

      Hapus
  4. Jadi yg ke Gresini siapa mbak yu? Pramac Morbi. Cuma Gresini yg belum tau.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbuh lah, Papi Ciabatti bilang mereka pasang harga, jadi rider mana yang bisa bayar keknya. Klo g ya DiGia perpanjangan di sana.

      Hapus
    2. Kasian Acosta ga dapat seat MotoGP padahal udah jurdun Moto2 tahun ini (klo takdir) jurdun Moto3 pula. Ntar jurdun MotoGP (mungkin). Masih muda bgt.. Klo ga dapat seat di MotoGP apa dia tetap di Moto2 bareng Aki ya mba? Kasian juga Nicco ga dapat team di Moto2 pindah ke kelas lain, coba dia pasih luridnya Vale bisa dicariin seat. Dia kenapa sih mba keluar dari anak VR46? Apa karna skill dia mentok trus udah bayar masuk VR46 mahal tapi gitu-gitu aja skillnya.

      Hapus
    3. Uang sekolah mahal adalah konsekuensi klo dia mau jadi rider bagus. Selama di Moto3 dia lumayan bagus makanya naik kelas ke Moto2. Tapi musim rookie Moto2 dia ancur banget padahal waktu itu VR46 masih yang pegang team jadi g mungkin g diperlakukan dengan baik. G ada team yang minat sama dia, even Fantic yang ambil alih Team VR46 Moto2. Klo mau jadi pay rider team Moto2 ya bayar minimal 400 ribu Euro, even di Fantic. Akhirnya ditanya dia mau cuti balapan kek Migno atau mau ke Kejuaraan Eropa, ada team yang minat dan mau bayar gaji. Konsekuensinya dia keluar dari VR46 Academy meski masih dibawah VR46 Riders Management.
      Cele kemarin di gaji Fantic meski kecil karena memang bagus, tapi ujungnya emang motor Fantic yang memble. Canet gosipnya masuk sana juga pay rider.

      Hapus
  5. Alhamdulillah, mugo2 iso juara dunia le

    BalasHapus
  6. Mba yu, dari dulu team Moto2 yg bagus teamnya papi Aki pernah make Marc kan dan teamnya papi Sito, tapi team papi Sito udah ga jurdun lagi makanya papi keluar dari Moto2.

    Pertanyaan gw, apa cuma teamnya papi Aki yg bagus dan terkenal? Soalnya kelas Moto2 ini cuma berita teamnya Aki aja yg dibahas media.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya karena emang Aki Ajo teamnya bagus dan dapat support dari KTM untuk pengkaderan ke MotoGP. Teknisi dia bagus-bagus katanya.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...