Papi Peri Gigi VS Papi Peri Rivola Yang Pengen Ducati Dikurangi Jatah Hari Test Karena Punya Banyak Team Satelit: Ini Pasar Bebas, Bung
Papi Peri Rivola nampaknya sangat anti pada Ducati. Papi Peri Rivola keknya dengki sama Ducati yang punya team satelit paling banyak di motobini karena mereka punya penawaran paket yang murah dan motor yang bagus, terlepas dari fakta bahwa Aprilia sendiri juga "mencuri" Team RNF dari Yamaha karena RNF tergiur pada penawaran murah meriah Aprilia. Papi Peri Rivole ngide bahwa sebaiknya setiap pabrikan punya maksimal enam motor di track, lebih dari itu maka konsekuensinya adalah pengurangan jumlah hari test. Ide ini jelas menjurus kepada Ducati yang punya delapan motor di track. Faktanya gada aturan yang membatasi jumlah motor per pabrikan karena team satelit bebas memilih pabrikan mereka berdasarkan keadaaan keuangan dan keyakinan mereka untuk sukses bersama pabrikan yang dituju. Jadi Papi Peri Gigi menanggapi ide Papi Peri Aprilia itu dengan rada sinis karena tau ini adalah perkara sulit untuk menang titel konstruktor di kejuaraan melawan kedigdayaan Ducati.
"Karena itu kami harus memberi beberapa team pada Massimo Rivola (sambil senyum khas). Saya tidak melihat ada masalah. Semua mengeluh mengenai kami memiliki empat team. Tapi kita bergerak di pasar bebas. Kami memberikan sepeda motor tidak gratis (Aprilia memberikan motor ke RNF nyaris gratis), tetapi kami memenuhi permintaan (dari team satelit yang berminat). Bila kami tidak kompetitif, permintaan sepeda motor Desmosedici akan terbatas. Selain itu, Honda dan Yamaha sudah melakukan ini di masa lalu, banyak team satelit dan pembalap. Tidak pernah ada yang mengeluh tentang hal itu" kata Papi Peri Gigi yang juga dikritik oleh para pabrikan lain karena "kejeniusannya" menciptakan berbagai part yang bikin Neng Desmo makin sexy di track.
"Saya sudah bertanya mengenai aturan di kelas MotoGP, tidak pernah ke perubahan aturan. Saya telah mempelajari persyaratan teknisnya dan kemudian membuat sepeda motor" katanya yang merasa selama tidak melanggar aturan yaaaaa, sah sah saja berkreasi bikin ini itu dan klo terbukti efekttif dan berguna, ya bagus (bilang aja lu kalah pinter maksudnya ekekekek).

Padahal papi peri gigi ini dulunya di aprilia wsbk ya mbakyu terus kenapa tertarik pindah ducati motogp kenapa ga ke aprilia motogp ekekekekek
BalasHapusYa ditawari gaji lebih dan kekuasaan lebih... Jelas dia mau lah... Terbukti dia orang paling penting Ducati sekarang.
HapusJika hrc menawarkan gaji lebih dan kekuasaan lebih apakah papi peri gigi tertarik meninggalkan ducati?
HapusNope... Dia suka planet Ducati-nya. Orang Italia, di pabrikan Italia dengan kru dan teknisi Italia dan kebanyakan ridernya Italia.
HapusBerhubung gw single, gw mau deh sama anaknya papi Gigi. Soalnya bapaknya aja dah tua gini cakep palagi anaknya. Hehe.. Sekalian perbaikin keturunan, hehehe
BalasHapusMba, kenapa tahun depan Aprilia ga make Ianone aja? Bukannya dulu ngebet bgt mau sama Ianone, kok setelah bebas hukuman ga diambil? Walaupun karakternya di track bahaya tapi dia itu rider hebat.
Iannone udah absen 4 tahun g terlalu bagus untuk naik prototipe yang cuti setahun aja sudah beda jauh motor.
HapusOo gitu ya mba mempengaruhi walau cuma 1 tahun ga make motor prototipe karna udah beda part jadi rasanya beda nah ini udh 4 tahun. Sama kaya rider baik hati Petrux ya mba udah ga make Ducati 2 tahun apa ya eh pas jadi pembalap pengganti di bagian tengah padahal rider Ducati lain bagian depan semua. Thanks mba yu.
HapusSami-sami.... :)
Hapus