Papi Ciabatti Yang Kecewa Zarco Lebih Pilih Ke LCR Daripada Bertahan Di Ducati (Ke Gresini Tapi): Kami Bukan Mau Membuang Dia Ke Superbike Tahun 2025

 


Banyak yang mempertanyakan kenapa Ducati tega membuang rider sengak Johann Zarco padahal faktanya waktu itu dia masih bertengger di Top5 klasemen. Sudah kontrak cuma ditawari setahun, "dibuang" ke Gresini, setelah kontrak selesai ada kemungkinan dibuang ke Superbike, gaji juga yaaah khas Ducati. Jadi gw juga klo lagi punya utek ya wajar klo Zarco memilih ke LCR yang kasih double gaji, motor pabrikan, kontrak solid dua tahun plus opsi satu tahun. Tapi nampaknya opsi ini mengecewakan Ducati yang merasa g dipercaya oleh Zarco yang merasa penawaran buruk Ducati itu adalah cara halus untuk mengusirnya yang emang sudah tuwir.

"Proyek kami adalah memberi seat pada para rider muda agar mereka dapat membuat kemajuan dan bergabung ke team pabrikan. Ada rider muda yang sudah memenangkan balapan tanpa menunggangi motor pabrikan. Dia (Zarco) sejauh ini belum menang dengan motor pabrikannya. Johann telah membalap dengan sangat baik hingga saat ini, pada tahun 2019 kami menawarinya kesempatan sebagai rider ketika dia tidak mendapat tempat di MotoGP (dilepeh KTM di tengh jalan), dan dia berpikir untuk kembali ke kelas Moto2. Mengenai masa depan. kami menjelaskan bahwa kami tidak dapat memberikan (kontrak) untuk dua tahun ke depan, karena tahun 2025 akan menjadi tahun yang sangat penting bagi kami dan kami perlu memikirkan masa depan" kata Papi Ciabatti soal "miskinnya" penawaran kontrak kepada Zarco.

"Ada banyak kontrak yang berakhir pada tahun 2024 dan direktur olahraga Ducati menjelaskan bahwa tidak mungkin untuk mengambil komitmen hingga tahun 2025 pada hari ini. Kami menawarkan motor pabrikan untuk 2024 (meskipun dibuang ke Gresini) dan kemudian tugas dia untuk menang dan membuktikan bahwa dia layak menjadi rider team pabrikn Ducati 2025. Penawaran itu bukan 'pada tahun 2025 Anda akan menjadi rider Superbike', tetapi 'pada tahun 2025 kami akan memutuskan'. Jika dia tidak bisa menang di MotoGP, kami akan senang memilikinya sebagai rider team pabrikan di kejuaraan Superbike. Bagi kami itu adalah kejuaraan besar, saya pikir kami memiliki team yang lebih baik dan mungkin motor terbaik (untuk Zarco di Superbike). Dia adalah 99% yang kita butuhkan untuk menggantikan Bautista, yang menurut saya tidak akan perpanjangan ketika berusia 40 tahun. Kemudian kami mengatakan kepadanya bahwa dia akan punya bagian pertama musim (tahun depan) untuk membuktikan bahwa dia bisa tetap di MotoGP" kata manager olahraga pabrikan Ducati itu soal penawaran dan kemungkinan yang bisa diberikan kepada Zarco. Sayangnya Zarco memilih untuk hengkang.

"Itu adalah pilihannya dan kita perlu memahami bahwa itu adalah keputusan yang tepat. Bukan Ducati mengatakan tidak, dialah yang melakukannya. Bukan bermaksud menghakimi, tapi menurut saya tawaran Ducati lebih baik dari Honda, karena dia punya motor untuk menang, jika itu tujuannya. Saya tidak berpikir bahwa tahun depan dengan LCR akan memiliki kesempatan untuk memenangkan beberapa balapan yang menarik. Proposal kami bagus dan tidak mengatakan bahwa pada tahun 2025, dia akan keluar dari MotoGP, kami baru akan memutuskan untuk bulan Juni (tahun depan). Saya harus menghormati keputusan itu, meskipun sejujurnya, saya tidak sepenuhnya mengerti keputusannya. Sebagai seorang Ducati, saya merasa itu tidak apa-apa, karena saya yakin kami telah menanganinya dengan baik, dengan peluang untuk melakukan sesuatu di level tertinggi" tutup Papi Ciabatti.

Tbh, gw teteup pilih LCR sih. Ekekekek. Di Ducati itu seat tertinggi cuma ada 2 seat, dan lu harus "kelahi" dengan 5 rider lain untuk dapat tu 2 seat, eeeh cuma 1 seat malah karena Si Kinyis #JurdunKonspirasiGagal Pecco Bagnaia sudah fix bertahta di sana ekekekek. Melepeh Pecco itu bakal diveto fans Ducati sendiri keknya. Karena sekarang dia ikannya Ducati. Tapi klo dia jurdun lagi tahun ini yang artinya skenario calon ikan niu (batal) gagal ternyata gagal maning, dia bakal berubah dari #JurdunKonspirasiGagal jadi #IkanNiuDiluarRencana ekekekekek. Semoga jurdun lah yak, semoga gw salah bahwa di #CatalanGP kemarin dia kena ban apes paling apes. Menarik di race away nanti dia bakal dipatok ban apes sama KW2 lagi gak ya...?? Tahun lalu kan gitu.

.. Follow Twitter (update artikel dan curhatan) dan Youtube (podcast) #Mbak_Yu username @mbakyuaja #MarcoBezzecchi #LucaMarini #FrancoMorbidelli #PeccoBagnaia #MotoGP

Komentar

  1. Emangbeneran sengak. Bis aaja mbak yu nilai org. Gw udah pernah ketemu tipe org sombong dia.

    Klo menurut gw setelah di LCR dia bakal hengkang dari MotoGP. Karna kan motor LCR ga sebagus Ducati pasti bakal jadi papan bawah atau papan tengah. Setelah kontrak 2 tahun di LCR mungkin juga ga diperpanjang, mengingat umur dia (dia ga tua 34an masih muda cuma udah tua buat ukuran pembalap motor) pastinya bakalan ambil yg muda. Btw LCR ini ga terkenal ya mba, ga pernah diberitaain media. Paling beritanya Taka lah satu-satunya wakil Jepang dan Alex karna bisa menang aja kemaren. Kalo di TV juga yg disorot saat balapan cuma yg depan doang. Bagian tengah ga di sorot apalagi belakang. Waktu sebelul bakap yg lagi persiapan di grid juga yg disorot pembalap tenananya aja. Ga semua disorot.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum tentu. Kita g tau Mir apakah masih akan bertahan atau gak setelah 2024. Klo hengkang, Zarco bakal ke pabrikan. Klo si caper gw rasa akan bertahan dan perpanjangan, klo dia cukup tau diri sudah makan gaji buta selama 3 tahun cedera sebelum sekarang capernya minta ampun.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dijatah sih kagak keknya, kena undian mungkin iya. Jatah apes itu biasanya klo sudah away karena itu adalah masa-masa kritis dan kondisi track juga g menentu karena kebanyakan negara tropis jadi bisa "main halus". Heheheheh.

      Hapus
    2. Menurut mbakyu terlepas dari skenario DPRD tingkat pusat
      Si ikan niu gagal bakal jurdun kagak.?

      Hapus
    3. Peluang jurdun si calon ikan niu gagal menurut gw jujurly, ada. Race away dengan selisih poin sisa 36 itu bisa berubah keunggulan selama race away terutama klo si kinyis kena jatah apes atau KW2 karena si calon ikan niu gagal kan jatah KW1 sejak paruh musim kedua. Si ori teteup dijatah ke para tuan putri, terserah itu ban bisa bagus atau malah agal hasilnya, g bakal terlalu kelitan karen emang motor merek memble jadi akan lebih "mempertahankan" figur hebat mereka.

      Hapus

Posting Komentar

Ngegosip...?? Komen Gih... Tapi Inget Gw Tetap RAZIA... Ekekekekek...